Harga emas (XAU/USD) mencatatkan kenaikan signifikan dan mendekati level US$4.065 selama awal sesi Asia pada hari Kamis. Logam mulia ini melesat lebih dari 3,60%, yang menandai kenaikan harian terbesar sejak pertengahan Agustus, menyusul hasil pemilu paruh waktu AS di mana Partai Demokrat berhasil mengambil alih kendali Kongres.
Lonjakan ini menarik perhatian para pelaku pasar global, terutama karena para pedagang kini bersiap menantikan rilis data ketenagakerjaan AS bulan September pada hari Jumat untuk mencari petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan suku bunga The Fed.
Lonjakan Harga Emas di Atas US$4.050 Dipicu Perubahan Politik AS
Partai Demokrat sukses merebut kendali atas Senat dan DPR AS dalam pemilu paruh waktu. Perubahan peta kekuatan politik ini ditafsirkan oleh pasar sebagai potensi pemicu kebuntuan politik di Washington, yang pada gilirannya diyakini dapat membatasi ekspansi fiskal lebih lanjut.
Kemenangan politik tersebut langsung berdampak pada pergerakan mata uang global. Dolar AS (USD) terjerembbab ke level terendah dalam lebih dari satu bulan pada hari Rabu. Pelemahan Dolar ini secara otomatis mendongkrak daya tarik emas karena membuat emas batangan yang dihargai dalam mata uang USD menjadi jauh lebih murah bagi para pembeli di luar negeri.
Dampak Pelemahan Dolar AS dan Prospek Kebijakan Moneter
Kendati demikian, tanda-tanda inflasi yang masih persisten dan tingginya harga minyak memberikan ruang bagi Federal Reserve untuk tetap mencermati kebijakan moneter yang berlaku. Suku bunga yang lebih tinggi umumnya meningkatkan biaya peluang untuk memegang aset non-imbal hasil seperti emas. Saat ini, pasar memperhitungkan probabilitas sekitar 82,7% untuk kenaikan suku bunga AS pada bulan Desember berdasarkan alat CME FedWatch.
“Secara lebih luas, kini ada harapan bahwa perubahan arah akhirnya dapat membantu memerangi inflasi,” ujar Joshua Kutin, kepala solusi multi-aset Columbia Threadneedle untuk Amerika Utara. Ia menambahkan bahwa harga energi yang tinggi diharapkan dapat ditangani secara langsung oleh para politisi yang baru menjabat.
Senada dengan hal tersebut, para analis di Scotiabank menyoroti bahwa harga emas menunjukkan kenaikan impresif hampir 3% pada hari tersebut dan kembali bertengger di atas level psikologis penting US$4.000 per ons, bersamaan dengan perak yang melonjak hampir 5%. Kenaikan ini dikaitkan dengan kombinasi pergerakan Dolar AS serta kekhawatiran pelaku pasar terhadap prospek fiskal AS.
Analisis Teknis: Prospek XAU/USD dan Level Kunci
Pada grafik harian, XAU/USD secara teknis masih mempertahankan bias bearish jangka pendek lantaran harga spot berada di bawah Simple Moving Average (SMA) 20-hari dan SMA 100-hari. Indikator Relative Strength Index (RSI) 14 berada di sekitar level 48, yang menunjukkan momentum netral ketimbang kondisi jenuh jual (oversold), mengisyaratkan bahwa para penjual masih memegang keunggulan struktural meskipun harga baru saja memantul dari bawah US$4.000.
Berikut adalah rincian level support dan resistance penting untuk pergerakan emas:
- Resistance Awal: Pita tengah Bollinger Bands 20-hari di sekitar US$4.075.
- Resistance Menengah: SMA 100 hari di posisi US$4.205.
- Resistance Atas: Pita atas Bollinger Bands di dekat US$4.255.
- Support Penting: Pita bawah Bollinger di kisaran US$3.900, di mana penembusan di bawah level ini dapat membuka jalan bagi koreksi yang lebih dalam, sementara bertahan di atasnya menjaga konsolidasi luas di bawah moving average utama.
Faktor Fundamental Penentu Pergerakan Emas
Secara historis, emas tetap menjadi instrumen penting sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Logam mulia ini secara luas dipandang sebagai aset safe haven dan lindung nilai terhadap inflasi serta depresiasi mata uang karena tidak bergantung pada penerbit atau pemerintah tertentu.
Selain faktor politik dan fiskal domestik AS, harga emas juga sangat bergantung pada perilaku Dolar AS dan tingkat suku bunga global. Korelasi terbalik antara emas dengan Dolar AS serta obligasi pemerintah AS membuat setiap pelemahan mata uang Paman Sam kerap menjadi katalis positif bagi reli harga emas di pasar internasional.



