Dolar Australia Merebut Kembali Level 0,7000 saat Gelombang Biru Menjatuhkan Dolar AS

Posted on

Dolar Australia (AUD) berhasil mencatatkan penguatan signifikan dan merebut kembali level psikologis 0,7000. Pergerakan ini didorong oleh tekanan jual yang melanda Dolar AS menyusul hasil pemilihan paruh waktu di Amerika Serikat serta penurunan tajam pada harga komoditas minyak mentah.

Rebound AUD/USD dan Tekanan pada Dolar AS

Pasangan mata uang AUD/USD terpantau melakukan rebound dari level terendah 12 hari di 0,6954, mencatatkan kenaikan lebih dari 0,59% hingga menembus ambang batas 0,7000. Penguatan ini terutama dipicu oleh sentimen pasar yang positif dan pelemahan pada Greenback.

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kinerja mata uang terhadap sekeranjang enam mata uang utama, merosot 0,36% ke level 101,53. Penurunan ini terjadi di tengah kekhawatiran pelaku pasar bahwa rancangan undang-undang yang diusulkan oleh Donald Trump berpotensi ditolak oleh Kongres AS yang kini didominasi oleh Partai Demokrat.

Faktor Pendorong Pasar: Harga Minyak dan Imbal Hasil Treasury

Dinamika politik di AS turut berdampak luas pada pasar komoditas dan obligasi. Para pemimpin Partai Demokrat di Kongres berjanji untuk mengakhiri perang di Iran, sebuah pernyataan yang membebani harga komoditas energi secara signifikan.

  • Harga Minyak Mentah WTI: Anjlok hampir 9% ke level US$88,05 per barel.
  • Imbal Hasil Obligasi AS: Imbal hasil T-note AS tenor 10 tahun turun 7,6 basis poin ke level 4,890% di tengah ekspektasi penurunan harga bensin.

Perkembangan Data Ekonomi AS dan Kebijakan RBA

Dari sisi data makroekonomi, Indeks Manajer Pembelian (PMI) Jasa ISM AS tercatat turun ke 54,5 pada bulan Oktober, yang masih berada di zona ekspansi meskipun pesanan baru melemah. Sementara itu, laporan Perubahan Ketenagakerjaan Nasional ADP menunjukkan sektor swasta menciptakan 86.000 lapangan kerja, melampaui estimasi awal.

Di sisi domestik Australia, para pelaku pasar terus mencermati arah kebijakan Reserve Bank of Australia (RBA). Berdasarkan jajak pendapat Australian Financial Review terhadap 30 ekonom, suku bunga RBA diprakirakan telah mencapai puncaknya di level 4,85% sebelum bank sentral memutuskan untuk menghentikan sementara siklus pengetatan moneter, meskipun risiko dari guncangan eksternal tetap diwaspadai.

Prospek Teknis Pergerakan AUD/USD

Pada grafik harian, AUD/USD diperdagangkan di kisaran 0,7006 dengan bias bearish jangka pendek karena harga masih berada di bawah kluster simple moving average (SMA) di sekitar 0,7056. Meskipun demikian, indikator Relative Strength Index (RSI 14) bergerak mendekati level 49 yang lebih netral, mengisyaratkan bahwa momentum penurunan mulai melemah.

  • Resistance Awal: Berada di dekat area kluster SMA 0,7056 dan garis tren penembusan di 0,7121.
  • Support Utama: Terletak di dekat garis tren menanjak di level 0,6923 sebagai fondasi jangka pendek.