Pound Inggris menunjukkan tren penguatan dalam perdagangan harian terhadap Dolar AS, didorong oleh ekspektasi pasar yang kuat terhadap kebijakan moneter Bank of England (BoE). Berdasarkan analisis dari para ahli strategi valas Scotiabank, pergerakan Pound Inggris terhadap Dolar AS saat ini memperlihatkan pemulihan yang konstruktif seiring beralihnya fokus pelaku pasar ke keputusan suku bunga mendatang.
Kinerja Harian Pound Inggris dan Sentimen Pasar
Pound dilaporkan mengalami kenaikan sekitar 0,4% dalam perdagangan harian terhadap Dolar AS. Pergerakan positif ini terjadi di tengah minimnya dampak dari rilis data ekonomi makro terbaru di Inggris.
Data final PMI Jasa dan Gabungan Inggris untuk bulan Oktober tercatat mengalami revisi yang relatif kecil. PMI Jasa Inggris direvisi sedikit lebih rendah menjadi 52,8, sementara PMI Gabungan berada di angka 52,9. Meskipun ada penyesuaian pada data tersebut, respons pasar terpantau terbatas karena perhatian pelaku pasar telah teralihkan keagenda kebijakan bank sentral.
Pengaruh Kebijakan Bank of England (BoE)
Fokus utama pasar keuangan saat ini tertuju langsung pada keputusan kebijakan Bank of England. Kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (¼ poin) pada rapat mendatang sebagian besar telah diperhitungkan sepenuhnya oleh para pelaku pasar.
Selain langkah terdekat tersebut, data pasar swap turut mengantisipasi adanya pengetatan lanjutan sebesar 75 basis poin dari BoE yang akan berlangsung selama kurang lebih satu tahun ke depan. Ekspektasi pengetatan moneter inilah yang memberikan dukungan fundamental yang kuat bagi reli nilai tukar Pound Inggris saat ini.
Analisis Teknikal dan Proyeksi Target 1,36
Dari sudut pandang teknikal, para ahli strategi Scotiabank mencatat adanya pengaturan yang konstruktif untuk mata uang ini. Penutupan harian di atas moving average (MA) 200 hari yang berada di level 1,3425 dinilai sangat positif, terlebih jika mampu bertahan di atas level 1,3470 yang merupakan retracement 61,8% dari penurunan Pound Inggris pada periode Agustus hingga Oktober.
Kinerja tersebut memperkuat tesis bahwa pemulihan kuat Pound Inggris dari level terendah pada pertengahan Oktober—yang dalam prosesnya membentuk pembalikan mingguan utama—kini sedang menargetkan kembalinya pergerakan harga ke area atas 1,36 dalam beberapa minggu mendatang.



