Memulai bisnis online di platform e-commerce sering kali tampak membingungkan bagi mereka yang baru pertama kali mencobanya. Padahal, memahami cara jualan di Shopee untuk pemula sebenarnya dapat dilakukan dengan mudah langsung melalui perangkat seluler. Dengan mengikuti tahapan operasional yang tepat, siapa saja bisa membuka toko, mengatur pengiriman, hingga mendapatkan pesanan pertamanya dalam waktu singkat.
Gambaran Besar: 7 Langkah Mudah Jualan di Shopee dari HP
Cara jualan online di Shopee sebenarnya cuma memutar 7 langkah utama, dan hampir semuanya bisa kamu kerjakan langsung dari aplikasi Shopee di HP. Meskipun terlihat banyak, jika dikerjakan secara berurutan, seluruh proses ini bisa diselesaikan dalam satu hari atau bahkan beberapa jam saja apabila produk sudah siap.
Hambatan terbesar bagi pemula biasanya bukan pada aspek teknisnya, melainkan keraguan seperti takut salah memilih kategori, bingung soal ongkos kirim, atau menunda karena merasa belum siap. Padahal, toko online justru akan berkembang lebih cepat jika langsung dijalankan dan dirapikan sambil berjalan.
Berikut adalah 7 langkah utama cara jualan di Shopee:
- Mendaftar akun lewat menu Mulai Jual
- Melakukan verifikasi identitas dengan KTP dan selfie
- Melengkapi informasi toko
- Mengunggah produk pertama
- Mengatur jasa kirim
- Menambahkan rekening bank untuk pencairan dana
- Membuat promo pertama seperti gratis ongkir atau voucher toko
Syarat Utama Jualan di Shopee untuk Pemula
Banyak orang mengira bahwa memulai toko online memerlukan dokumen legalitas yang rumit. Faktanya, syarat jualan di Shopee untuk penjual perorangan jauh lebih ringan daripada bayangan banyak orang.
Berikut adalah hal-hal yang benar-benar kamu butuhkan untuk memulai:
- Akun Shopee yang didaftarkan menggunakan nomor HP, akun Google, Facebook, atau Apple
- KTP pemilik akun untuk keperluan verifikasi identitas
- Rekening bank pribadi untuk mencairkan hasil penjualan
Tidak ada syarat NIB, NPWP, atau izin usaha yang diwajibkan bagi penjual perorangan yang mendaftar dengan Jenis Usaha standar.
Ketentuan Legalitas dan NIB
Lalu, kapan Nomor Induk Berusaha (NIB) mulai relevan? Sejak 4 Desember 2024, Shopee membuka opsi Jenis Usaha Perusahaan saat mendaftar sebagai Penjual. Jika memilih opsi ini, pendaftar wajib mengisi nama perusahaan, alamat, informasi bank, serta melampirkan foto NIB minimal 2 lembar lengkap dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), NPWP, dan Akta Pendirian Perusahaan.
Bagi penjual perorangan yang baru mulai, dokumen-dokumen tersebut tidak perlu diurus terlebih dahulu. NIB baru diperlukan apabila kamu berencana mendaftarkan toko atas nama badan usaha resmi seperti PT atau CV, misalnya untuk kebutuhan kerja sama dengan merek tertentu atau mengejar status Shopee Mall.
Panduan Praktis: Cara Daftar dan Buka Toko Lewat Aplikasi HP
Langkah awal dimulai dengan mengunduh aplikasi Shopee melalui Google Play Store atau App Store, atau dengan mengakses laman shopee.co.id lewat browser di HP.
Tahapan Pembuatan Akun dan Verifikasi KTP
Ikuti prosedur berikut untuk membuat akun jualan di Shopee:
- Buka aplikasi Shopee dan masuk ke akunmu, atau buat akun baru menggunakan nomor HP, Google, Facebook, atau Apple.
- Masuk ke halaman utama toko, lalu pilih menu Mulai Jual atau buka profil toko untuk mulai mendaftarkan toko baru.
- Lakukan verifikasi identitas dengan mengunggah foto KTP dan melakukan foto selfie sesuai petunjuk di layar aplikasi.
Kendala yang paling sering muncul pada tahap ini adalah foto KTP yang buram, pencahayaan kurang, atau bagian KTP yang terpotong sehingga tidak terbaca oleh sistem. Jika verifikasi ditolak, lakukan pengambilan foto ulang dengan pencahayaan yang lebih terang, pastikan keempat sudut KTP terlihat penuh dalam bingkai, lalu ajukan kembali.
Melengkapi Informasi Toko
Setelah verifikasi KTP disetujui, langkah berikutnya adalah melengkapi informasi toko yang meliputi:
- Nama toko
- Alamat pengiriman
- Jasa kirim yang ingin diaktifkan
Setelah tahap ini selesai, toko kamu sudah resmi aktif dan siap menerima pesanan, sehingga kamu bisa langsung mengisinya dengan produk.
Mengisi Toko dengan Produk dan Mengatur Username
Tahap ini menjadi bagian yang sangat menentukan. Jika kamu sudah memiliki produk sendiri, baik buatan sendiri, kulakan, maupun produksi rumahan, kamu bisa langsung mengunggahnya. Namun, jika belum memiliki produk, luangkan waktu untuk mencari ide jualan modal kecil atau memanfaatkan model reseller.

Model Reseller dan Cara Upload Produk
Melalui model reseller, kamu bisa membeli produk dari supplier lalu menjualnya kembali dengan margin keuntungan. Pastikan untuk memilih supplier yang terpercaya terkait ketersediaan stok dan kualitas barang agar tokomu terhindar dari komplain.
Langkah-langkah untuk mengunggah produk lewat aplikasi HP:
- Buka aplikasi Shopee, lalu masuk ke menu toko saya.
- Pilih opsi tambah produk baru.
- Unggah foto produk yang jelas, masukkan nama produk, deskripsi lengkap, kategori, berat, serta harga jual.
Selain itu, ubahlah username tokomu menjadi sesuatu yang mudah diingat oleh pembeli. Nama bawaan dari sistem biasanya kurang menjual dan menyulitkan pembeli yang ingin melakukan pemesanan ulang (*repeat order*).
Mengatur Jasa Kirim dan Rekening Pencairan Dana
Setelah produk siap, langkah berikutnya adalah menentukan cara pengiriman pesanan serta menyambungkan rekening bank untuk pencairan dana.
Opsi Pengiriman dan Jasa Kirim Populer
Shopee menyediakan dua opsi utama pengiriman, yaitu diantar ke counter (*drop off*) atau dijemput oleh kurir (*pick up*). Jasa kirim pada setiap pesanan sebenarnya dipilih oleh pembeli saat *checkout*, sementara tugas penjual adalah mengaktifkan opsi jasa kirim yang sanggup dilayani setiap hari.
| Jasa Kirim | Tipe Layanan | Antar ke Counter | Dijemput Kurir |
|---|---|---|---|
| JNE Reguler | Reguler | Ya | Ya |
| SiCepat REG | Reguler | Ya | Ya |
| ID Express | Reguler | Ya | Ya |
| SPX Standard | Reguler | Ya | Ya |
| GoSend Instant | Instant | Tidak | Ya |
| Pos Reguler | Reguler | Ya | Tidak |
Menambahkan Rekening Bank
Sebelum dapat menarik uang hasil penjualan, penjual wajib menambahkan data rekening bank melalui aplikasi Shopee pada menu Keuangan atau lewat Seller Centre di halaman Saldo Saya. Kamu bisa menambahkan lebih dari satu rekening dan menentukan salah satunya sebagai rekening utama pencairan dana.
Memahami Biaya Administrasi dan Potongan Toko Baru
Setiap transaksi yang berhasil di Shopee akan dipotong oleh biaya administrasi di luar ongkos kirim. Besarannya bervariasi tergantung pada tipe penjual dan kategori produk.
| Tipe Penjual | Syarat | Kisaran Biaya Admin |
|---|---|---|
| Non-Star | Terbuka untuk semua penjual di Indonesia | 2,50% – 10,00% |
| Star & Star+ | Penjual terpilih dengan performa toko baik | 2,50% – 10,00% |
| Shopee Mall | Toko terpilih pemilik merek/distributor resmi | 2,50% – 11,70% |
Sebagai penjual baru, statusmu otomatis adalah Non-Star. Berdasarkan pembaruan kebijakan Biaya Administrasi Penjual Shopee per 31 Juli 2026, penjual yang mengunggah produk pertama mulai 1 Agustus 2026 langsung dikenakan biaya administrasi sejak pesanan pertama. Masa bebas biaya admin hingga 50 pesanan atau 180 hari hanya berlaku bagi penjual yang mengunggah produk pertama antara 1 Januari 2025 dan 31 Juli 2026. Selain itu, terdapat biaya proses pesanan sebesar Rp1.250 untuk setiap pesanan yang selesai.
Membuat Promo Pertama dan Mengelola Pesanan Masuk
Toko baru memerlukan strategi promosi agar dapat menarik kunjungan pembeli. Dua fitur promosi gratis yang mudah digunakan oleh pemula adalah Promo Ongkir Toko dan Voucher Toko Saya.
Fitur Promosi dan Pengelolaan Pesanan
Untuk membuat promo gratis ongkir, masuk ke halaman Promo Gratis Ongkir di Seller Centre atau aplikasi Shopee, lalu ikuti instruksi pengaturan diskon ongkos kirim. Selain itu, kamu juga bisa membuat Voucher Toko berupa diskon nominal, persentase, atau cashback koin yang tampil otomatis di keranjang pembeli.
Dalam mengelola produk, hindari penggunaan foto tiruan tanpa izin atau produk yang melanggar kebijakan HAKI Shopee agar akun tidak terkena penalti. Ketika pesanan masuk, periksa halaman Pesanan Saya secara rutin pada tab Perlu Diproses, lalu atur pengiriman sesuai opsi yang telah ditentukan sebelumnya untuk menjaga performa toko tetap baik.
Pertanyaan Umum (FAQ) Seputar Jualan di Shopee
Apakah wajib punya NIB untuk mulai jualan di Shopee?
Tidak. Bagi penjual perorangan dengan Jenis Usaha standar, verifikasi cukup menggunakan KTP pemilik akun. NIB, NPWP, dan Akta Pendirian baru diwajibkan jika memilih Jenis Usaha Perusahaan.
Apakah mendaftar dan membuka toko di Shopee berbayar?
Mendaftar dan membuka toko di Shopee sepenuhnya gratis. Modal yang dikeluarkan umumnya dialokasikan untuk produk dan kemasan, bukan untuk biaya platform.
Apa saja syarat dokumen untuk penjual perorangan?
Syarat utamanya meliputi KTP pemilik akun untuk verifikasi identitas, nomor HP aktif untuk kode OTP, serta rekening bank pribadi untuk pencairan dana.
Bagaimana jika verifikasi KTP ditolak oleh sistem?
Penyebab penolakan umumnya karena foto buram atau terpotong. Lakukan foto ulang dengan pencahayaan yang cukup terang, pastikan seluruh sudut KTP masuk dalam bingkai, lalu ajukan verifikasi kembali.
Berapa besar potongan biaya administrasi di Shopee?
Besaran biaya admin berkisar antara 2,50% hingga 11,70% tergantung pada tipe penjual (Non-Star, Star, atau Shopee Mall) serta kategori produk, ditambah biaya proses pesanan sebesar Rp1.250 per transaksi selesai.



