Akta Pendirian Perusahaan: Isi, Alur, dan Urutan Pengurusan yang Benar

Posted on

Akta pendirian perusahaan memegang peranan vital sebagai dokumen kelahiran sebuah badan usaha. Tanpa dokumen autentik ini, rantai legalitas operasional bisnis Anda tidak akan dapat berjalan. Panduan komprehensif ini akan mengupas tuntas isi akta bagian demi bagian, alasan hukum kewajiban melalui notaris, alur lengkap pengesahan badan hukum, rincian biaya resmi, serta perbandingan mendalam antara PT, PT Perorangan, dan CV berdasarkan regulasi terbaru.

Pengertian dan Kedudukan Hukum Akta Pendirian Perusahaan

Akta pendirian perusahaan adalah akta autentik yang dibuat oleh atau di hadapan notaris. Dokumen ini memuat anggaran dasar badan usaha beserta keterangan lain mengenai pendiri, pengurus pertama, dan rincian saham yang diambil oleh masing-masing pendiri. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, sebuah Perseroan Terbatas (PT) wajib didirikan oleh dua orang atau lebih dengan akta notaris yang dibuat dalam bahasa Indonesia. Oleh karena itu, akta ini bukan sekadar pelengkap administrasi yang dapat diurus di kemudian hari.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris, notaris didefinisikan sebagai pejabat umum yang berwenang untuk membuat akta autentik. Sebagai pejabat yang diangkat oleh negara, notaris tidak hanya bertindak sebagai pihak yang mengetik dokumen, melainkan menjamin kepastian tanggal pembuatan akta serta menyimpan dokumen tersebut secara resmi. Hal inilah yang memberikan akta notaris kekuatan pembuktian yang jauh lebih kuat dibanding surat perjanjian bawah tangan.

Untuk PT, keharusan menggunakan jasa notaris ditegaskan dalam dua pasal penting:

  • Pasal 7 ayat (1): Mewajibkan pendirian PT dilakukan dengan akta notaris berbahasa Indonesia.
  • Pasal 9 ayat (3): Menyatakan bahwa jika pendiri tidak mengajukan sendiri permohonan pengesahan ke Menteri, pendiri hanya dapat memberikan kuasa kepada notaris, bukan kepada biro jasa atau pihak lainnya.

Dalam aspek teknis dokumentasi, dokumen fisik yang Anda terima dari kantor notaris bukanlah akta asli. Dokumen asli yang memuat tanda tangan para penghadap, saksi, dan notaris disebut sebagai Minuta Akta yang disimpan sebagai bagian dari Protokol Notaris. Dokumen yang Anda pegang adalah Salinan Akta, yaitu salinan kata demi kata yang sah. Apabila salinan tersebut hilang, Anda dapat meminta kembali salinan baru kepada notaris karena minutanya tetap tersimpan aman.

Selain itu, terdapat syarat formil yang wajib dipenuhi, seperti penghadap minimal berusia 18 tahun atau telah menikah serta cakap hukum, dan hadirnya paling sedikit dua orang saksi. Pelanggaran terhadap syarat bentuk akta, penghadap, dan saksi dapat menurunkan kekuatan pembuktian akta menjadi sekadar akta di bawah tangan.

Anatomi dan Isi Dokumen Akta Pendirian

Undang-Undang Perseroan Terbatas membagi isi akta pendirian ke dalam dua kelompok utama, yakni anggaran dasar yang mengatur aturan main internal perusahaan dan keterangan lain yang memuat data faktual pendiri serta pengurus.

Sembilan Unsur Wajib Anggaran Dasar

Berdasarkan Pasal 15 ayat (1) UU PT, anggaran dasar sekurang-kurangnya memuat sembilan hal pokok berikut:

  • Nama dan tempat kedudukan perseroan.
  • Maksud dan tujuan serta kegiatan usaha.
  • Jangka waktu berdirinya perseroan.
  • Besarnya jumlah modal dasar, modal ditempatkan, dan modal disetor.
  • Jumlah saham berikut klasifikasi, hak yang melekat, dan nilai nominalnya.
  • Nama jabatan dan jumlah anggota Direksi serta Dewan Komisaris.
  • Penetapan tempat dan tata cara penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
  • Tata cara pengangkatan, penggantian, dan pemberhentian anggota Direksi serta Dewan Komisaris.
  • Tata cara penggunaan laba dan pembagian dividen.

Keterangan Lain dan Aturan Penamaan Perusahaan

Sementara itu, berdasarkan Pasal 8 ayat (2), keterangan lain mencakup identitas lengkap para pendiri, anggota Direksi, Dewan Komisaris pertama, serta rincian kepemilikan saham. Jika salah satu pendiri berhalangan hadir, penandatanganan dapat diwakili berdasarkan surat kuasa resmi.

Dalam hal penentuan nama perusahaan, Pasal 16 mengatur rambu-rambu yang harus dipatuhi. Nama perseroan dilarang sama atau mirip dengan perusahaan lain, bertentangan dengan ketertiban umum, menggunakan nama lembaga negara tanpa izin, atau hanya terdiri dari rangkaian angka tanpa membentuk kata. Nama perusahaan juga wajib didahului frasa “Perseroan Terbatas” atau disingkat “PT”. Sangat disarankan untuk menyiapkan minimal tiga alternatif nama sejak awal.

Untuk maksud, tujuan, dan kegiatan usaha, rumuskan secara lebih luas dari rencana operasional saat ini selama masih dalam satu rumpun yang masuk akal. Menambahkan kegiatan usaha baru di kemudian hari memerlukan perubahan anggaran dasar yang berarti membutuhkan akta notaris baru dan biaya tambahan.

Akta Pendirian Perusahaan: Isi, Alur, dan Urutan Pengurusan yang Benar

Urutan Pengurusan Legalitas Usaha yang Benar

Salah satu kesalahan paling sering yang merugikan waktu pelaku usaha adalah keliru memahami urutan pengurusan izin, khususnya anggapan bahwa Nomor Induk Berusaha (NIB) dapat diurus terlebih dahulu melalui sistem OSS. Untuk badan usaha berbadan hukum seperti PT atau CV, alur kronologis tersebut tidak dapat dibalik.

  1. Langkah 1: Pembuatan Akta Notaris. Di sinilah badan usaha Anda memiliki wujud hukum pertama kalinya, di mana nama, alamat, kegiatan usaha, modal, dan pengurus dikunci dalam dokumen autentik.
  2. Langkah 2: Pengesahan atau Pendaftaran Badan Hukum. Permohonan diajukan secara elektronik untuk memperoleh Keputusan Menteri mengenai pengesahan badan hukum perseroan (SK Kemenkumham) atau Surat Keterangan Terdaftar untuk CV.
  3. Langkah 3: Pembuatan NPWP Badan. Direktorat Jenderal Pajak mensyaratkan dokumen akta pendirian dan identitas pengurus sebelum NPWP badan dapat diterbitkan.
  4. Langkah 4: Pengurusan NIB lewat OSS. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 Pasal 204 dan 207, sistem OSS mewajibkan pengisian nomor pengesahan atau pendaftaran badan usaha untuk membuka hak akses pelaku usaha berbadan usaha.

Alur Proses dan Tenggat Waktu Penting yang Harus Diwaspadai

Proses administrasi hukum pendirian perusahaan berjalan secara sistematis. Sebelum notaris mengisi format isian, nama perseroan wajib diajukan terlebih dahulu. Setelah disetujui, notaris melengkapi data isian elektronik. Apabila dokumen sesuai, Menteri secara elektronik menyatakan tidak berkeberatan.

Terdapat sejumlah tenggat waktu krusial yang diatur oleh undang-undang dan tidak boleh dilewatkan:

Kewajiban Tenggat Dasar Hukum Akibat Kalau Terlewat
Permohonan pengesahan badan hukum PT Paling lambat 60 hari sejak akta ditandatangani UU No. 40 Tahun 2007 Pasal 10 ayat (1) Akta pendirian batal dan perseroan bubar karena hukum
Penyampaian surat permohonan fisik dan dokumen pendukung Paling lambat 30 hari sejak pernyataan tidak berkeberatan UU No. 40 Tahun 2007 Pasal 10 ayat (5) Pernyataan tidak berkeberatan gugur dan permohonan diulang
Penyampaian bukti penyetoran modal secara elektronik Paling lama 60 hari sejak tanggal akta pendirian PP No. 8 Tahun 2021 Pasal 4 ayat (2) Kewajiban penyetoran modal dianggap belum dipenuhi
Pendaftaran pendirian CV, Firma, atau Persekutuan Perdata Paling lama 60 hari kalender sejak akta ditandatangani Permenkum No. 25 Tahun 2025 Pasal 5 ayat (1) Permohonan pendaftaran tidak dapat diajukan
Pendaftaran perubahan anggaran dasar CV, Firma, atau Persekutuan Perdata Paling lama 30 hari kalender sejak akta perubahan ditandatangani Permenkum No. 25 Tahun 2025 Pasal 10 ayat (1) Permohonan pendaftaran perubahan tidak dapat diajukan

Rincian Biaya Pendirian Badan Usaha

Dalam mengurus pendirian badan usaha, Anda perlu membedakan dua komponen biaya utama, yaitu Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang tarifnya ditetapkan oleh pemerintah serta honorarium profesional notaris.

Jenis Layanan Satuan Tarif
Pendaftaran pendirian perseroan persekutuan modal, modal dasar sampai Rp25.000.000 per permohonan Rp300.000
Pendaftaran pendirian perseroan persekutuan modal, modal dasar di atas Rp25.000.000 s.d. Rp1.000.000.000 per permohonan Rp600.000
Pendaftaran pendirian perseroan persekutuan modal, modal dasar di atas Rp1.000.000.000 per permohonan Rp1.100.000
Pendaftaran pendirian perseroan perorangan untuk usaha mikro dan kecil per permohonan Rp50.000
Pendaftaran pendirian Persekutuan Perdata, Firma, atau Persekutuan Komanditer (CV) per permohonan Rp150.000

Sementara itu, honorarium notaris diatur berdasarkan batas atas yang memperhitungkan nilai ekonomis dan sosiologis akta. Untuk objek akta hingga Rp100.000.000, honorarium maksimal adalah 2,5 persen. Untuk objek di atas Rp100.000.000 sampai Rp1.000.000.000, batas maksimalnya adalah 1,5 persen. Sedangkan untuk nilai di atas Rp1.000.000.000 didasarkan pada kesepakatan maksimal 1 persen. Selalu minta rincian tertulis di awal agar komponen biaya transparan.

Perbandingan PT, PT Perorangan, dan CV

Memilih bentuk badan usaha yang tepat sangat menentukan struktur kepemilikan dan batasan tanggung jawab hukum bisnis Anda.

Aspek PT PT Perorangan CV
Jumlah pendiri Dua orang atau lebih Satu orang WNI Satu atau lebih sekutu komanditer dan komplementer
Dokumen dasar Akta notaris berbahasa Indonesia Pernyataan Pendirian elektronik Akta notaris berbahasa Indonesia
Wajib lewat notaris Ya Tidak Ya, pendaftaran via notaris
Bukti yang terbit Pengesahan badan hukum Menteri Sertifikat pendaftaran elektronik Surat Keterangan Terdaftar (SKT)
Status hukum Badan hukum Badan hukum Badan usaha non-badan hukum
Modal dasar Ditentukan pendiri, 25% disetor penuh Ditentukan pendiri (kriteria UMK) Tidak diatur batas minimum aturan pendaftaran
Tarif pendaftaran resmi Rp300.000 s.d. Rp1.100.000 Rp50.000 Rp150.000

Pertanyaan Umum Seputar Akta Pendirian Perusahaan (FAQ)

Apakah usaha perorangan wajib memiliki akta pendirian?

Tidak. Kewajiban akta pendirian melekat pada badan usaha seperti PT dan CV. Usaha perorangan dapat langsung mengurus NIB melalui Sistem OSS menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Apakah NIB bisa diurus lebih dulu sebelum akta pendirian?

Untuk badan usaha berbadan hukum seperti PT dan CV, hal tersebut tidak bisa dilakukan karena Sistem OSS mensyaratkan nomor pengesahan atau pendaftaran badan usaha untuk membuka hak akses.

Apa perbedaan akta pendirian dan SK pengesahan?

Akta pendirian adalah akta autentik kesepakatan para pendiri yang dibuat di hadapan notaris, sedangkan SK pengesahan adalah keputusan resmi dari Menteri yang menyatakan bahwa badan usaha tersebut diakui secara hukum oleh negara.

Bagaimana jika salinan akta pendirian hilang?

Anda tidak perlu khawatir karena asli akta atau Minuta Akta tersimpan aman dalam Protokol Notaris. Anda dapat meminta salinan baru kepada notaris yang bersangkutan.

Apakah ketentuan modal dasar minimum Rp50.000.000 masih berlaku?

Tidak. Berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja (UU No. 6 Tahun 2023), besaran modal dasar perseroan kini ditentukan sepenuhnya berdasarkan keputusan pendiri, dengan kewajiban modal ditempatkan dan disetor penuh minimal 25%.