Strategi Kembangkan Bisnis Lewat Pameran: Belajar dari Ekspansi ONDA

Posted on

Berbagai cara pengembangan ekspansi dilakukan pebisnis untuk mendapatkan peluang kerja sama dan proyek baru, salah satunya melalui keikutsertaan dalam pameran. Langkah ini dinilai efektif untuk menjangkau pasar yang lebih luas serta memperkuat jaringan bisnis secara langsung.

Pameran Dagang sebagai Strategi Ekspansi dan Jaringan Bisnis

Assistant Manager Marketing PT ONDA MEGA INTEGRA Christ Athalia menyatakan bahwa target perusahaan selama pameran adalah menemukan calon mitra dengan kebutuhan yang sesuai dan membuka peluang kerja sama yang dapat berkembang menjadi proyek. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang sistem perpipaan dan pengelolaan air, keikutsertaan dalam pameran memberikan kesempatan untuk membuka peluang bisnis dengan pelaku industri yang memiliki kebutuhan relevan.

Dalam ajang seperti Water Indonesia 2026, ONDA menyasar pasar yang lebih luas melalui pertemuan langsung dengan berbagai kelompok pelaku usaha. Setiap kelompok memiliki kebutuhan yang berbeda, sehingga interaksi di lokasi pameran dimanfaatkan untuk menggali kebutuhan dan peluang penerapan produk secara spesifik.

Kelompok sasaran yang dijangkau meliputi:

  • Kontraktor
  • Pengembang
  • Perusahaan industri
  • Distributor
  • Pengelola gedung
  • Institusi yang berkaitan dengan infrastruktur air

Pentingnya Tindak Lanjut Pasca-Pameran untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Keberhasilan sebuah pameran tidak hanya diukur dari interaksi yang terjadi selama acara berlangsung, melainkan bagaimana proses lanjutan dieksekusi. Tindak lanjut setelah pameran menjadi bagian penting dari strategi perusahaan untuk membangun pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Peluang kerja sama yang diperoleh selama pameran ditindaklanjuti melalui beberapa pendekatan operasional, antara lain:

  • Pemberian penawaran resmi
  • Konsultasi produk secara mendalam
  • Penyediaan sampel produk
  • Pembahasan kebutuhan proyek sesuai kondisi calon mitra

Dengan pendekatan tersebut, ukuran keberhasilan keikutsertaan dalam pameran turut dilihat dari kualitas peluang usaha yang terbentuk. Ruang interaksi langsung ini juga memberi perusahaan kesempatan untuk memahami kebutuhan pasar, melihat spesifikasi yang dibutuhkan, serta mencermati tantangan di lapangan guna menyesuaikan solusi yang ditawarkan.

Menyesuaikan Portofolio Produk dan Solusi dengan Kebutuhan Pasar

Untuk mendukung perluasan pasar, ONDA membawa sejumlah produk yang berkaitan dengan sistem perpipaan dan pengelolaan air. Produk yang ditampilkan disusun berdasarkan kebutuhan dan penerapannya, meliputi sambungan pipa, katup, meteran air, serta perlengkapan pendukung perpipaan.

Selain itu, perusahaan juga memperkenalkan pengembangan portofolio melalui Water Meter R160. Meteran air berdiameter nominal setengah inci dengan tekanan nominal hingga 16 bar tersebut dirancang untuk membantu pengukuran pemakaian air secara akurat pada rumah tangga dan bangunan kecil. Produk ini sekaligus mendukung pemantauan penggunaan air dan membantu mengenali indikasi kebocoran pada tingkat pemakaian yang rendah.

Memperluas Pasar ke Sektor Proyek dan Institusi

Peluang pasar perpipaan terpantau terus berkembang seiring dengan masifnya pembangunan sektor permukiman, komersial, industri, dan infrastruktur. Perubahan kebutuhan tersebut turut mendorong permintaan terhadap produk yang memiliki kualitas, daya tahan, keandalan, dan kesesuaian dengan spesifikasi proyek.

Bagi ONDA, perluasan pasar ke proyek dan institusi menjadi peluang penting untuk memperkuat sumber pertumbuhan di luar pasar ritel yang selama ini menjadi basis brand awareness. Ajang Water Indonesia 2026 yang berlangsung pada 9–12 September 2026 menjadi momentum strategis untuk membawa kapabilitas perusahaan ke dalam ranah kebutuhan proyek yang memerlukan solusi perpipaan secara lebih menyeluruh.