Industri makanan di Indonesia terus mengalami perkembangan yang dinamis seiring dengan pergeseran tren konsumsi masyarakat. Kondisi ini memunculkan beragam perusahaan food and beverages yang kian bervariasi, sehingga menciptakan tingkat persaingan yang semakin ketat di pasar domestik maupun global.
Menavigasi Ketatnya Industri F&B Selama Lima Dekade
Di tengah ketatnya kompetisi tersebut, PT Dolphin Food & Beverages Industry telah membuktikan eksistensinya sebagai bagian penting dari perjalanan industri makanan di Indonesia selama lebih dari lima dekade. Berdiri sejak tahun 1973, perusahaan manufaktur ini kini berada di bawah naungan holding PT Singa Investindo Development.
Perjalanan panjang selama lebih dari 50 tahun ini mencerminkan bagaimana sebuah entitas bisnis lokal mampu bertransformasi. Dari awal mulanya sebagai bisnis domestik, perusahaan kini telah berkembang menjadi pemain global dengan jejak pasar internasional yang luas.
Ekspansi Global dan Jejak Ekspor ke Lebih dari 50 Negara
Capaian internasional PT Dolphin Food & Beverages Industry ditandai dengan produknya yang kini telah menjangkau lebih dari 50 negara di berbagai belahan dunia. Pasar ekspor saat ini memberikan kontribusi sekitar 16% terhadap total keseluruhan bisnis perusahaan, menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan menuju fase berikutnya.
Jangkauan geografis ekspor tersebut mencakup berbagai kawasan strategis, antara lain:
- Asia: Malaysia, Thailand, Kamboja, Brunei Darussalam, Pakistan, Bangladesh, India, Taiwan, Filipina, Timor-Leste, Jepang, dan Korea Selatan.
- Timor Tengah & Sekitarnya: Uni Emirat Arab, Yaman, Yordania, Arab Saudi, Palestina, dan Oman.
- Benua Amerika: Amerika Serikat, Meksiko, Chile, Guyana, Panama, dan Honduras.
- Australasia & Pasifik: Australia, Selandia Baru, serta sejumlah negara kepulauan Pasifik.
- Afrika: Afrika Selatan, Mauritius, dan Madagaskar.
Ekspansi global ini tentu bukan pencapaian instan. Pada tahun 2013, PT Dolphin Food & Beverages Industry pernah menerima penghargaan PRIMANIYARTA Award dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia untuk kategori “Pioneer to the New Market”. Penghargaan tersebut menjadi tonggak rekam jejak perusahaan dalam merintis dan membuka pasar baru di luar negeri.
Menurut Presiden Direktur PT Dolphin FBI, Boediono Tjiptodihardjo, menembus lebih dari 50 negara merupakan pembuktian bahwa produk manufaktur Indonesia memiliki daya saing tinggi di berbagai karakter pasar dunia. Tantangan perusahaan ke depan adalah memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan serta memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan mitra bisnis.
Strategi Daya Saing: Fleksibilitas Manufaktur dan Standar Kualitas
Menghadapi karakter konsumen, preferensi, dan regulasi yang sangat beragam di kancah global membutuhkan pendekatan yang adaptif. Boediono menjelaskan bahwa salah satu kekuatan utama perusahaan adalah kemampuan dalam mengembangkan produk secara fleksibel.
Selain memasarkan produk dengan brand sendiri, PT Dolphin FBI menyediakan layanan OEM dan customized product. Model bisnis ini memungkinkan perusahaan untuk menyesuaikan rasa, format, kemasan, serta spesifikasi produk sesuai permintaan pelanggan dan karakteristik unik di tiap negara tujuan.
Salah satu portofolio produk yang menjadi kekuatan utama perusahaan adalah Brand Cho Cho, khususnya pada kategori produk wafer roll dan chocolate bar. Perusahaan secara konsisten terus mengembangkan varian rasa, format kemasan, serta aplikasi produk guna menjawab perubahan tren konsumen.
Aspek daya saing tersebut juga ditopang oleh komitmen ketat terhadap kualitas dan keamanan pangan. Manajemen melakukan pengendalian menyeluruh mulai dari pemilihan bahan baku, proses produksi, hingga tingkat higienitas. Perusahaan juga menerapkan sistem manajemen keamanan pangan yang relevan, termasuk kepemilikan sertifikasi ISO 22000 dan sertifikasi halal, serta penyesuaian regulasi di masing-masing negara ekspor.
Pendekatan Pemasaran Melalui Community Engagement
Di samping inovasi produk manufaktur, strategi pemasaran yang dekat dengan konsumen juga diterapkan melalui pendekatan community engagement. Manager Export PT Dolphin Food & Beverages Industry, Taurina, menjelaskan bahwa pendekatan ini diwujudkan melalui brand Kacang Mr. P lewat dukungan terhadap komunitas darts di Indonesia, yakni Darts Live Indonesia.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari strategi aktivasi merek melalui kegiatan event activation, sampling, dan aktivitas gaya hidup. Komunitas darts dinilai memiliki karakter yang aktif, sosial, kompetitif, namun tetap menyenangkan, sehingga sangat relevan dengan citra Kacang Mr. P sebagai brand snack yang ingin hadir di setiap momen kebersamaan konsumen.
Manager Promosi PT Dolphin Food & Beverages Industry, Wahyudi, menambahkan bahwa keberadaan PT Dolphin FBI dalam ekosistem holding PT Singa Investindo Development memperkuat lini bisnis makanan dan minuman serta manufaktur dengan perspektif jangka panjang.
Prospek dan Target Pertumbuhan Berkelanjutan di Masa Depan
Berbekal pengalaman selama lebih dari lima dekade, PT Dolphin FBI telah menetapkan sejumlah target strategis untuk masa depan. Perusahaan membidik perluasan pangsa pasar baik di ranah domestik maupun ekspor, penambahan negara tujuan serta pelanggan baru, penguatan jaringan distributor, hingga diversifikasi produk yang berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan penjualan jangka panjang.



