NRA Group kembali membuktikan posisinya sebagai pemain kunci dalam industri perjalanan ibadah di Indonesia. Baru-baru ini, perusahaan tersebut berhasil meraih penghargaan Best Sales dalam ajang The Ultimate Umrah, Hajj and Tourism Travel Fair 2026. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi simbol apresiasi atas pencapaian penjualan selama pameran, tetapi juga mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang ditawarkan.
Pencapaian NRA Group di Tengah Persaingan Industri
Selain penghargaan Best Sales, NRA Group juga mencatatkan prestasi sebagai Top Spender 1 dengan nilai transaksi terbanyak selama pameran tersebut menggunakan Bank Syariah Indonesia. Bagi perusahaan, capaian ini merupakan bentuk dukungan nyata dari jamaah sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
Muhammad Atsiir Abdul Azis, Direktur Pengembangan Bisnis dan Development PT NRA, menyatakan bahwa kepercayaan jamaah adalah aset paling berharga. Komitmen untuk memberikan pengalaman ibadah yang aman, nyaman, dan berkesan menjadi pendorong utama perusahaan untuk terus hadir lebih dekat dengan calon jamaah melalui berbagai kegiatan pameran dan penawaran perjalanan yang kompetitif.
Fondasi Bisnis dan Ekosistem yang Dibangun
PT Nur Rima Al Waali (NRA) memiliki rekam jejak yang panjang, bermula sejak tahun 2000 di Jakarta di bawah kepemimpinan Irmawati. Dari awal yang sederhana dengan hanya lima orang karyawan, perusahaan ini telah bertransformasi secara signifikan hingga kini memiliki 82 karyawan yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.
Pertumbuhan skala operasional ini didukung oleh pembentukan empat anak perusahaan, yakni PT NRA, PT ARUNA, PT Marhamah Karunia Utama (MKU), dan PT Barfosis Al Khairat (BSA). Sebagai bukti integritas, grup ini bahkan pernah berhasil memberangkatkan 5.000 jamaah secara sekaligus.
Salah satu keunggulan kompetitif utama NRA Group adalah kemampuannya membangun ekosistem bisnis mandiri guna menjamin kenyamanan jamaah. Perusahaan telah mengintegrasikan berbagai fasilitas pendukung, seperti:
- Restoran milik sendiri di Mekah.
- Hotel di Madinah yang bekerja sama secara eksklusif dengan NRA.
- Penginapan khusus umrah dan haji di Jakarta.
- Hotel transit haji di Mekah.
Ekosistem ini memungkinkan perusahaan untuk memiliki kendali lebih besar atas kualitas layanan yang diberikan, sebuah aspek krusial dalam industri travel haji dan umrah yang sangat mengandalkan kepercayaan.
Empat Strategi Utama NRA Group Bertahan di Pasar
Di tengah maraknya persaingan bisnis tour and travel, NRA Group menerapkan empat strategi utama yang menjadi kunci keberlangsungan bisnis mereka:
- Transparansi Biaya: Perusahaan menerapkan kebijakan tanpa biaya tersembunyi. Seluruh komponen perjalanan sudah termasuk dalam paket, yang memberikan rasa aman bagi calon jamaah dalam merencanakan anggaran ibadah mereka.
- Akomodasi Strategis: NRA memastikan lokasi penginapan berada dekat dengan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Strategi ini sangat relevan dengan kebutuhan jamaah untuk memudahkan mobilitas ibadah setiap harinya.
- SDM Berpengalaman: Melibatkan ustadz dan muthawwif yang telah berpengalaman puluhan kali memandu perjalanan ibadah, sehingga kualitas bimbingan ibadah selama di tanah suci lebih terjamin.
- Tim Support Responsif: Menyediakan tim pendukung yang siap membantu jamaah kapanpun dibutuhkan, memastikan setiap kendala di lapangan dapat ditangani dengan cepat.
Strategi-strategi ini terbukti efektif dalam menjaga loyalitas pelanggan dan memastikan NRA Group tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam menjalankan ibadah haji dan umrah.



