Dapat Suntikan US$1,35 Juta, PT Muhan Prima Perkasa Perkuat Ekspansi di Pulau Jawa

Posted on

PT Muhan Prima Perkasa, perusahaan yang bergerak di bidang mechanical, electrical, plumbing (MEP) serta heating, ventilation and air conditioning (HVAC), kini mendapatkan dukungan finansial strategis melalui skema channeling financing sebesar US$1,35 juta dari ModalSaham. Suntikan modal ini menjadi langkah krusial bagi perusahaan untuk memperkuat proyek yang sedang berjalan sekaligus memperluas jangkauan operasionalnya ke wilayah Pulau Jawa.

Strategi Perluasan Operasional PT Muhan Prima Perkasa

Dana sebesar US$1,35 juta tersebut akan difokuskan pada pengembangan basis operasional perusahaan di Jawa. Langkah konkret yang diambil adalah pembukaan cabang serta gudang baru di Bizpoint, Modern Multi Business Point, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Kehadiran fasilitas baru ini dirancang untuk menangani penerimaan, pemeriksaan, pengelompokan, penyimpanan, hingga penyaluran material secara lebih efisien.

Strategi ini menciptakan pola operasional dual-hub, di mana kantor pusat di Palembang tetap menjadi basis utama di Sumatra, sementara fasilitas di Cikupa menjadi ujung tombak untuk melayani kebutuhan proyek di Jawa. Dengan dua titik operasi ini, perusahaan dapat lebih dekat dengan lokasi proyek dan pelanggan, sekaligus membuka ruang untuk meningkatkan penjualan peralatan dan jasa di pasar yang lebih luas.

Peran Channeling Financing dalam Industri Proyek

Dalam industri MEP-HVAC, dukungan modal kerja memiliki peran vital. Perusahaan harus menyiapkan material, peralatan, dan tenaga kerja sesuai jadwal proyek yang ketat, sementara pembayaran dari klien umumnya diterima secara bertahap mengikuti termin kontrak. Dukungan pembiayaan ini memberikan ruang bagi perusahaan untuk mengatur arus kas agar pekerjaan tetap berjalan sesuai rencana.

Direktur Utama PT Muhan Prima Perkasa, Ali Muhan, menjelaskan bahwa fleksibilitas pembiayaan sangat membantu dalam menjaga kualitas pekerjaan. “Ruang pembiayaan membantu tim menjaga pilihan produk, waktu pengadaan, dan kesiapan material tetap mengikuti kebutuhan teknis. Kualitas pekerjaan dimulai dari keputusan yang tepat sejak tahap persiapan,” ujar Ali.

Senada dengan hal tersebut, CEO ModalSaham, Muhammad Reza Alkhawarismi, menegaskan bahwa pembiayaan ini diberikan karena PT Muhan Prima Perkasa telah memiliki ekosistem usaha yang nyata. Menurut Reza, dana tersebut diarahkan untuk memperkuat kegiatan yang sudah berjalan, mulai dari proyek aktif hingga jaringan pelanggan korporasi, sehingga perusahaan dapat menangani skala usaha yang lebih besar secara terukur.

Rekam Jejak dan Kekuatan Portofolio Perusahaan

Berdiri secara resmi sejak 2020 dengan akar pengalaman yang dimulai sejak 2010, PT Muhan Prima Perkasa telah menangani berbagai proyek berskala besar di Indonesia. Kemampuan perusahaan mencakup layanan menyeluruh, mulai dari perencanaan teknis, instalasi, pengujian, hingga perbaikan sistem.

Beberapa proyek strategis yang sedang dijalankan hingga akhir 2026 meliputi:

  • Proyek UCC Tangguh di Papua Barat (kontraktor utama MEP-HVAC untuk fasilitas penunjang).
  • Proyek ventilasi dua tunnel batu bara PT Bukit Asam Tbk.
  • Perbaikan chiller di Charitas Hospital Palembang.
  • Pengadaan sistem AC VRV untuk Gedung Poltekkes Jambi Tahap 3.

Kekuatan perusahaan juga didukung oleh jaringan kemitraan yang kuat. PT Muhan Prima Perkasa tercatat sebagai distributor resmi untuk merek-merek ternama di wilayah Sumatra, antara lain PT Daikin Airconditioning Indonesia, PT Mitsubishi Electric Indonesia, dan PT Gree Electric Appliances Indonesia. Selain itu, perusahaan juga memiliki rekam jejak pengerjaan proyek di berbagai sektor, termasuk infrastruktur bandara, smelter, pembangkit listrik, hingga fasilitas kesehatan dan perbankan, dengan dukungan klien korporasi seperti PT Petrosea Tbk, PT Wijaya Karya Tbk, dan PT Siloam International Hospitals Tbk.