Banyak calon debitur bertanya-tanya apakah usaha yang baru dirintis bisa mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank BRI. Secara aturan umum, syarat utama memang usaha harus sudah berjalan minimal 6 bulan. Namun, terdapat pengecualian khusus yang diatur dalam regulasi pemerintah agar pengusaha pemula tetap bisa mengakses permodalan.
Syarat Usaha Baru dalam Aturan KUR BRI 2026
Berdasarkan Permenko Perekonomian Nomor 1 Tahun 2026 yang berlaku per 11 Oktober 2026, aturan dasar mengenai durasi usaha tertuang dalam Pasal 27, 34, dan 41. Calon penerima KUR diwajibkan memiliki usaha produktif dan layak yang telah berjalan minimal 6 bulan. Ketentuan ini berlaku untuk skema KUR Super Mikro, KUR Mikro, maupun KUR Kecil.
Bank BRI sendiri menerapkan prinsip kehati-hatian dengan memvalidasi aktivitas usaha secara riil. Anggapan bahwa KUR Super Mikro secara otomatis “bebas syarat 6 bulan” adalah kurang tepat. Skema ini tetap mengacu pada durasi 6 bulan, namun memiliki fleksibilitas berupa pengecualian yang tidak dimiliki oleh skema lainnya.
Jalur Pengecualian untuk Usaha di Bawah 6 Bulan
Jika usaha Anda belum mencapai usia 6 bulan, Anda tetap memiliki peluang melalui jalur pengecualian tertentu. Berikut adalah ringkasan skema pengecualian berdasarkan jenis KUR:
| Skema | Syarat Umum | Pengecualian untuk Usaha Lebih Muda | Dasar Hukum |
|---|---|---|---|
| KUR Super Mikro (s.d. Rp10 juta) | Usaha berjalan min. 6 bulan | Boleh < 6 bulan, asal memenuhi: pendampingan, pelatihan, kelompok usaha, atau keluarga dengan usaha layak | Pasal 27 ayat (1) & (2) |
| KUR Mikro (>Rp10 juta s.d. Rp100 juta) | Usaha berjalan min. 6 bulan | Pekerja PHK (usaha min. 3 bulan + pelatihan) atau petani tebu bermitra | Pasal 34 ayat (1) & (2) |
| KUR Kecil (>Rp100 juta s.d. Rp500 juta) | Usaha berjalan min. 6 bulan | Hanya petani tebu rakyat bermitra offtaker | Pasal 41 ayat (1) & (2) |
Syarat Tambahan untuk KUR Super Mikro
Untuk usaha yang belum genap 6 bulan, Anda harus memenuhi salah satu dari empat syarat tambahan berikut sesuai Pasal 27 ayat (2):

- Mengikuti pendampingan usaha.
- Mengikuti pelatihan kewirausahaan atau pelatihan lainnya.
- Tergabung dalam kelompok usaha.
- Memiliki anggota keluarga yang sudah memiliki usaha produktif dan layak.
Jalur Khusus bagi Pekerja Terkena PHK
Bagi Anda yang baru memulai usaha setelah terkena PHK, terdapat jalur lebih cepat untuk mengakses KUR Mikro. Syarat durasi 6 bulan dikecualikan bagi pekerja PHK yang usahanya sudah berjalan minimal 3 bulan dan telah mengikuti pelatihan kewirausahaan. Dokumen yang perlu disiapkan antara lain surat keterangan PHK, bukti usaha (catatan penjualan, foto usaha, mutasi rekening), dan sertifikat pelatihan.
Penting: Mengapa KUR Bukan untuk ‘Ide’ Bisnis
Penting untuk dipahami bahwa KUR adalah kredit untuk usaha produktif yang sudah berjalan, bukan untuk modal ide bisnis yang belum diuji. Pasal 3 ayat (5) Permenko 1/2026 menegaskan bahwa penerima KUR harus menjalankan usaha yang layak dibiayai. Tanpa adanya aktivitas penjualan yang nyata, bank tidak memiliki dasar untuk melakukan penilaian kredit.
Kami menyarankan agar Anda tidak terburu-buru mengambil utang di awal usaha. Uji terlebih dahulu model bisnis Anda dengan modal seminimal mungkin melalui sistem pre-order atau titip jual. Setelah memiliki catatan penjualan yang stabil selama beberapa bulan, barulah KUR menjadi instrumen yang tepat untuk melakukan ekspansi atau memperbesar skala usaha.
Simulasi Cicilan KUR Super Mikro
Berikut adalah simulasi angsuran untuk KUR Super Mikro dengan suku bunga 3% efektif per tahun. Angka ini merupakan estimasi menggunakan rumus anuitas dan dapat berbeda tergantung biaya tambahan di unit BRI terkait:
| Plafon | Tenor | Angsuran per bulan | Total Bunga |
|---|---|---|---|
| Rp5 juta | 12 bulan | Rp423.468 | Rp81.622 |
| Rp5 juta | 24 bulan | Rp214.906 | Rp157.745 |
| Rp10 juta | 12 bulan | Rp846.937 | Rp163.244 |
| Rp10 juta | 24 bulan | Rp429.812 | Rp315.491 |
| Rp10 juta | 36 bulan | Rp290.812 | Rp469.235 |
Bagi usaha baru dengan arus kas yang masih berkembang, tenor 24 bulan seringkali menjadi titik tengah yang paling realistis untuk menjaga kesehatan keuangan bisnis Anda.
FAQ
- Apakah usaha baru bisa langsung dapat KUR? Bisa, terutama melalui jalur KUR Super Mikro asalkan memenuhi salah satu syarat pengecualian (pendampingan, pelatihan, kelompok, atau usaha keluarga).
- Apa syarat dokumen utama? Anda tetap memerlukan NIB (atau surat keterangan usaha dari pejabat berwenang), KTP-el, dan bukti pendukung (seperti sertifikat pelatihan atau catatan penjualan).
- Apakah butuh agunan tambahan? Tidak untuk plafon di bawah Rp100 juta. Jaminan pokoknya adalah usaha atau objek yang dibiayai.



