AHA Commerce Raih Great Place to Work, Perkuat SDM untuk Ekspansi Bisnis

Posted on

Persaingan industri perdagangan digital menuntut perusahaan memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) agar pertumbuhan bisnis tetap berjalan seiring dengan produktivitas dan kualitas layanan. Tantangan tersebut mendorong AHA Commerce menjadikan pengembangan talenta dan budaya kerja sebagai bagian dari strategi bisnis, seiring dengan ekspansi perusahaan ke pasar regional.

Pengakuan Budaya Kerja Menjelang 15 Tahun Perjalanan Bisnis

Perusahaan penyedia jasa layanan pengelolaan e-commerce terintegrasi (e-commerce enabler) tersebut untuk pertama kalinya meraih Great Place To Work Certification. Pengakuan global ini menilai kualitas budaya dan pengalaman kerja karyawan menjelang 15 tahun perjalanan bisnis perusahaan yang berdiri sejak 2011.

Berdasarkan survei Trust Index pada 12 hingga 18 Oktober 2026 terhadap 199 karyawan, termasuk tenaga kerja tetap dan freelance, sebanyak 82% responden memberikan penilaian positif terhadap pengalaman mereka bekerja di AHA Commerce. Capaian tersebut melampaui ambang batas minimum sertifikasi Great Place To Work sebesar 65%, yang berlaku untuk periode Oktober 2026 hingga Oktober 2027.

Chief Executive Officer AHA Commerce Stephen Lawrence mengatakan bahwa sertifikasi tersebut memiliki arti penting karena mencerminkan penilaian langsung dari karyawan terhadap lingkungan kerja perusahaan.

“Bagi kami, sertifikasi ini bukan sekadar pengakuan eksternal, tetapi cerminan dari suara AHA Heroes. Selama 15 tahun, pertumbuhan AHA dibangun melalui kontribusi dan kerja sama seluruh tim,” ujar Stephen, dikutip Minggu (8/11/2026).

Dia menambahkan bahwa perusahaan ingin memastikan setiap karyawan memiliki kesempatan untuk berkembang, merasa menjadi bagian dari perjalanan bisnis, serta mampu memberikan kontribusi terbaik.

Capaian Survei Trust Index dan Inisiatif Pengembangan Karyawan

Hasil survei menunjukkan sejumlah indikator lingkungan kerja memperoleh penilaian yang sangat positif dari para pekerja. Penilaian tersebut mencakup berbagai aspek operasional dan hubungan antar-karyawan di dalam organisasi.

  • Sebanyak 93% responden merasa disambut dengan hangat saat bergabung dan memperoleh fasilitas serta peralatan yang dibutuhkan untuk bekerja.
  • Sebanyak 92% karyawan mengaku bangga terhadap pencapaian bersama dan menilai manajemen memiliki visi yang jelas mengenai arah perusahaan.
  • Sebanyak 91% responden menilai setiap orang diperlakukan secara adil tanpa memandang ras.

Untuk menjaga kualitas lingkungan kerja tersebut, AHA Commerce mengembangkan sejumlah program apresiasi, kesejahteraan, dan peningkatan kompetensi. Pengembangan kompetensi dilakukan melalui pelatihan yang dikelola oleh tim People Development. Perusahaan juga memberikan apresiasi rutin melalui program Hero of the Month dan Freelance of the Month.

Ke depannya, perusahaan berencana menjadikan sertifikasi Great Place to Work sebagai momentum untuk memperkuat evaluasi lingkungan kerja, pengembangan talenta, dan budaya apresiasi.

Fondasi SDM Tangguh di Balik Portofolio Merek dan Ekspansi ke Thailand

Chief Business Officer AHA Commerce Andre Arlis Chouwanto mengatakan bahwa kualitas lingkungan kerja berkaitan erat dengan kualitas layanan yang diberikan kepada mitra bisnis.

“Kepercayaan brand partner kepada AHA berawal dari tim solid. Ketika karyawan merasa dihargai, didukung, dan memiliki kebanggaan terhadap pekerjaannya, mereka akan lebih terdorong memberikan layanan terbaik bagi setiap brand yang kami kelola,” kata Andre.

Sebagai gambaran, saat ini AHA Commerce mengelola lebih dari 280 merek dan telah memperluas jangkauan bisnis ke Thailand sebagai pasar regional perdananya. Ekspansi tersebut membutuhkan dukungan SDM yang mampu mengikuti dinamika industri perdagangan digital sekaligus menjaga kualitas operasional perusahaan. Dengan cakupan bisnis yang semakin luas, pengembangan kompetensi dan kemampuan kolaborasi karyawan menjadi bagian penting dalam mendukung operasional perusahaan.