Shopee Affiliate tanpa NPWP tetap bisa kamu jalani, mulai dari tahap pendaftaran akun sampai menghasilkan komisi pertama. Persyaratan awal untuk bergabung dengan Shopee Affiliate Program memang tidak meminta nomor identitas perpajakan tersebut. Namun, terdapat perbedaan ketentuan di titik pencairan komisi apabila kamu belum memilikinya, seperti potongan pajak yang lebih tinggi serta potensi penundaan pembayaran sampai datamu lengkap. Oleh karena itu, situasinya bukan tentang boleh atau dilarang, melainkan memahami konsekuensinya sejak awal.
Apakah Bisa Daftar Shopee Affiliate Tanpa NPWP?
Secara resmi, tidak ada gerbang NPWP di pintu masuk program ini. Berdasarkan Pusat Bantuan Shopee, terdapat tiga cara untuk mendaftar Shopee Affiliate Program:
- Lewat fitur pencarian di aplikasi Shopee.
- Lewat tab “Saya” di aplikasi Shopee.
- Lewat situs resmi affiliate.shopee.co.id.
Ketiga cara tersebut mengarahkan pengguna ke formulir pendaftaran yang sama sekali tidak mencantumkan kolom NPWP. Begitu pendaftaran disetujui, kamu bisa langsung membagikan tautan affiliate dan menghasilkan komisi pertama tanpa hambatan.
Konsekuensi Belum Memiliki NPWP bagi Afiliator
Kolom NPWP baru akan muncul belakangan di menu Pengaturan Pembayaran. Di bagian tersebut, Shopee meminta informasi pajak (KTP dan NPWP) serta informasi rekening bank.
Kolom tersebut bersifat kondisional dengan keterangan “Apabila Affiliate memiliki NPWP, pilih Ya dan ambil foto NPWP tampak depan.” Hal ini menyiratkan bahwa mengisi NPWP bukan syarat mutlak untuk melengkapi pengaturan pembayaran, dengan penentu utamanya justru kelengkapan rekening bank.
| Tahap | Butuh NPWP? | Kalau belum ada |
|---|---|---|
| Daftar akun Shopee Affiliate | Tidak | Bisa langsung daftar dan disetujui seperti biasa |
| Mempromosikan produk dan dapat klik/komisi | Tidak | Komisi tetap tercatat dan terus bertambah |
| Mengisi Pengaturan Pembayaran | Kondisional (isi kalau punya) | Kolom bisa dilewati, tapi info pajak jadi kosong |
| Pencairan komisi ke rekening bank | Disarankan kuat | Pembayaran berpotensi tertunda sampai data lengkap |
| Pemotongan pajak atas komisi | Menentukan tarif | Kena tarif potongan lebih tinggi (dibahas di bawah) |
Meskipun secara tertulis di panduan Shopee sifatnya kondisional, praktik lapangan yang dicatat oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menunjukkan hal berbeda. Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Lumajang menyatakan bahwa salah satu syarat pencairan komisi dari Shopee Affiliate Program adalah menginput NPWP 16 digit, yaitu NIK yang sudah dipadankan.
Komisi yang sudah terlanjur dihasilkan tetap aman dan tidak akan hangus meskipun data pajak belum lengkap. Pembayaran tersebut hanya ditunda dan baru akan diproses setelah informasi rekening bank serta data pajakmu lengkap.

Perhitungan Pajak Shopee Affiliate: Masuk Kategori Mana?
Banyak afiliator mengira penghasilan dari program ini otomatis masuk ke dalam skema PPh final UMKM 0,5 persen seperti penjual di marketplace. Padahal, menurut DJP, penghasilan dari skema affiliate termasuk dalam kategori pekerjaan bebas, bukan penghasilan usaha.
Dasar hukumnya diatur dalam Pasal 5 huruf e Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-16/PJ/2016, yang mencakup honorarium, komisi, fee, dan imbalan sejenis kepada bukan pegawai atas jasa yang dilakukan, serta dipotong PPh Pasal 21 atau 26.
Cara perhitungannya mengurangkan penghasilan bersih terlebih dahulu dengan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP), kemudian sisanya dikalikan dengan tarif progresif Pasal 17 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP).
| Lapisan penghasilan kena pajak | Tarif |
|---|---|
| Sampai dengan Rp60 juta | 5% |
| Di atas Rp60 juta sampai Rp250 juta | 15% |
| Di atas Rp250 juta sampai Rp500 juta | 25% |
| Di atas Rp500 juta sampai Rp5 miliar | 30% |
| Di atas Rp5 miliar | 35% |
Karena Shopee memotong dan menyetorkan pajak tersebut secara otomatis setiap kali komisi cair, kamu wajib menyimpan bukti potong resmi yang diterbitkan oleh Shopee. Bukti potong dan laporan komisi dari aplikasi inilah yang menjadi dasar pengisian SPT Tahunan.
Berapa Selisih Tarif Pajak Tanpa NPWP?
DJP menyatakan secara tegas bahwa bagi penerima penghasilan yang dipotong PPh Pasal 21 namun tidak memiliki NPWP, dikenakan pemotongan dengan tarif lebih tinggi 20 persen daripada tarif yang ditetapkan terhadap wajib pajak yang memiliki NPWP.
Informasi yang sering beredar di media sosial mengenai tarif tanpa NPWP yang mencapai “100 persen lebih tinggi” adalah keliru, karena angka tersebut berlaku untuk PPh Pasal 23 (seperti jasa teknik, manajemen, dan sewa), bukan untuk komisi affiliate yang masuk dalam kategori PPh Pasal 21.
Cara Mengurus dan Mengaktifkan NPWP untuk Afiliator
Berdasarkan PMK 112/PMK.03/2022 yang diubah dengan PMK Nomor 136 Tahun 2023, wajib pajak orang pribadi yang berstatus penduduk otomatis menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai NPWP. Kamu tidak perlu mengingat nomor baru, melainkan cukup mengaktivasi NIK tersebut agar berstatus aktif secara resmi.
- Aktivasi dapat dilakukan secara online melalui portal administrasi perpajakan resmi di coretaxdjp.pajak.go.id.
- Saat melakukan registrasi atau pemadanan data untuk aktivitas affiliate, pilih Klasifikasi Lapangan Usaha (KLU) kode 47920, yaitu perdagangan eceran atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak yang mencakup agen komisi.
Pertanyaan Umum (FAQ) seputar Shopee Affiliate Tanpa NPWP
- Bolehkah mendaftar Shopee Affiliate tanpa NPWP?
Boleh. Formulir pendaftaran tidak meminta NPWP sama sekali, sehingga kamu bisa mendaftar dan langsung mempromosikan tautan begitu disetujui. - Apakah komisi akan hangus jika tidak punya NPWP?
Tidak. Komisi tetap tercatat dan dihasilkan, tetapi pembayarannya berpotensi tertunda sampai informasi rekening dan data pajakmu lengkap. - Berapa selisih potongan pajak bagi yang tidak punya NPWP?
Tarif pemotongan PPh Pasal 21 akan dikenakan tambahan 20 persen lebih tinggi dibanding wajib pajak yang memiliki NPWP. - Kapan waktu terbaik mengurus NPWP untuk afiliator?
Sesegera mungkin setelah komisi pertamamu mulai cair agar proses pencairan lancar dan terhindar dari tarif pajak yang lebih tinggi.



