Pengantar Industri Migas Global dan Metodologi Pemeringkatan
Industri minyak dan gas bumi (migas) tetap menjadi salah satu sektor paling krusial dalam ekonomi global, yang didominasi oleh perusahaan-perusahaan raksasa dengan pendapatan fantastis. Entitas-entitas ini memegang kendali penuh atas rantai pasok energi dunia, mulai dari proses eksplorasi di lapangan, produksi, hingga distribusi produk jadi kepada konsumen.
Pemeringkatan perusahaan minyak terbesar di dunia pada tahun 2026 ini disusun berdasarkan metrik trailing-12-month (TTM) revenue, yakni total pendapatan yang berhasil dibukukan oleh suatu perusahaan selama periode 12 bulan terakhir. Data ini merujuk pada analisis yang dirilis oleh Investopedia, yang mencakup perusahaan-perusahaan energi terkemuka dari berbagai negara, termasuk Arab Saudi, Tiongkok, Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis.
Daftar 10 Perusahaan Minyak Terbesar di Dunia
Berikut adalah daftar 10 perusahaan minyak terbesar di dunia berdasarkan pendapatan TTM mereka:
- Saudi Aramco (Saudi Arabian Oil Co.): Perusahaan asal Arab Saudi ini menempati urutan pertama dengan pendapatan mencapai US$461,56 miliar. Saudi Aramco dikenal sebagai perusahaan minyak dan gas terintegrasi terbesar di dunia.
- China National Petroleum (CNPC): Perusahaan milik Tiongkok ini mencatatkan pendapatan sebesar US$405,86 miliar. CNPC berfokus pada produksi serta distribusi berbagai produk minyak dan petrokimia, seperti bensin, diesel, minyak tanah, resin, hingga pupuk kimia.
- PetroChina: Berada di posisi ketiga dengan pendapatan US$395,48 miliar. PetroChina merupakan perusahaan terbuka yang menjadi bagian dari CNPC.
- ExxonMobil: Perusahaan asal Amerika Serikat ini membukukan pendapatan US$329,39 miliar. ExxonMobil beroperasi di lebih dari 50 negara, mencakup sektor eksplorasi, produksi, penyulingan, serta jaringan SPBU dan produk kimia.
- Shell: Perusahaan energi asal Inggris ini mencatat pendapatan US$272 miliar. Shell beroperasi di sekitar 70 negara dengan bisnis yang meliputi eksplorasi, produksi, pemasaran energi, serta bahan kimia.
- Chevron: Perusahaan ini meraih pendapatan sebesar US$187,74 miliar. Operasi Chevron mencakup sektor hulu seperti eksplorasi dan produksi, hingga sektor hilir meliputi penyulingan dan pemasaran.
- TotalEnergies: Perusahaan asal Prancis ini mencatatkan pendapatan US$187,12 miliar. Selain minyak mentah dan gas alam, perusahaan ini juga bergerak di sektor listrik rendah karbon, petrokimia, dan jaringan stasiun pengisian bahan bakar.
- BP: Perusahaan asal Inggris ini berada di posisi kedelapan dengan pendapatan US$186,54 miliar, dengan fokus pada eksplorasi, produksi, dan pasokan petrokimia.
- Marathon Petroleum: Mencatatkan pendapatan US$133,56 miliar. Perusahaan ini memiliki fokus kuat pada sektor hilir, termasuk penyulingan, pengiriman produk petroleum, dan pengelolaan jaringan pipa minyak di Amerika Serikat.
- Valero Energy: Menutup daftar dengan pendapatan US$123,78 miliar. Valero mengoperasikan 15 kilang di Amerika Serikat, Kanada, dan Inggris, serta dikenal sebagai produsen bahan bakar terbarukan terbesar kedua di dunia.



